Arsip Berita

Cetak

E-KTP Tidak Boleh Difotokopi

Ditulis oleh Elia Jalung.

Penilaian:  / 0
TerburukTerbaik 

TANJUNG SELOR – Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) ternyata tidak bisa diperlalukan sembarangan. Pasalnya dalam fisik e-KTP itu terdapat chip yang merekam berbagai identitas pemegang e-KTP. Di antaranya biodata diri, pas foto, tanda tangan, dan sidik jari,  serta tiris mata. Dengan berbagai kelebihan itu, tak heran e-KTP perlu perlakukan khusus agar e-KTP itu tidak rusak dan data yang sudah terekam di e-KTP itu tidak rusak.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil), Kornelis Elbaar mengatakan, beberapa pantangan agar e-KTP itu dapat tetap berfungsi sebagaimana mestinya, yakni dilarang menggandakan e-KTP dengan cara mengfotokopi atau sejenisnya, serta dilarang menstaplesnya atau perlakuan lain yang bisa merusak fisik e-KTP. Dijelaskannya, menggandakan e-KTP dengan cara mengfotokopi itu bisa merusak chip data yang terdapat dalam fisik e-KTP lantaran sinar yang dikeluarkan oleh mesin fotokopi bisa menyebabkan data dalam chip rusak, sehingga tidak bisa terbaca lagi dalam card reader e-KTP.

Larangan untuk mengfotokopi e-KTP itu, sejatinya sudah ada aturan yang mengaturnya yakni berupa surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 471-13/1826/SJ tertanggal 11 April 2013 lalu. Dalam surat edaran itu disebutkan dengan jelas bahwa e-KTP tidak diperkenankan difotokopi. “Himbauan kita kepada masyarakat jangan sampai melakukan pelanggaran itu (mengfotokopi e-KTP, Red.),” kata Kornelis saat ditemui di tempat tugasnya kemarin (7/5).

Lantas bagaimana kalau warga diminta untuk memberikan identitas untuk kepentingan administrasi, misalnya pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), SIM, atau membuka rekening di bank?  Pria yang pernah menjabat Kepala Satpol PP Bulungan itu menegaskan bahwa dalam surat edaran itu juga sudah dijelaskan jika pengganti penggandaan e-KTP itu cukup dengan menuliskan nama lengkap plus nomor induk kependudukan (NIK). “Dalam e-KTP itu sudah lengkap data dan biodata, sehingga tidak mungkin dipalsukan,” jelas Kornelis.

Ditambahkan Kepala Bidang administrasi kependudukan pada Disdukcapil, Sumaji, untuk warga yang sudah terlanjur mengfotokopi e-KTP itu, untuk sementara waktu e-KTP tetap bisa dipergunakan sebagai pegangan untuk kepentingan warga. Sumaji juga tidak menampik bahwa e-KTP yang sudah pernah difotokopi itu terbilang sudah rusak dan perlu diperbaiki. Namun saat ini belum ada petunjuk teknis terkait e-KTP yang sudah pernah terfotokopi itu. “Untuk sementara itu bisa dibawa dulu untuk pegangan, nanti kalau mesin percetakan di sini (Bulungan, Red.) sudah bisa difungsikan, baru bisa diganti,” sebutnya kemarin.

Sementara itu, sebagai upaya pencegahan agar warga tidak mengfotokopi e-KTP yang sudah dibagikan, Disdukcapil Bulungan juga sudah mengirim surat edaran ke masing-masing kecamatan. “Surat edaran sudah kita sampaikan ke kecamatan-kecamatan,” ungkapnya. (RT/hms-adm)

Full Reviw on best bokmaker - Ladbrokes Ladbrokes full information

Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan Jl. Jelarai Raya Tanjung Selor 77212 Telp. 0552-21008 Fax : 0552-21009 http://www.bulungan.go.id

Powered by Warp Theme Framework  
Downlaod Premium Themes